Sejarah
H. Munawir adalah Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Yayasan Al-Ikhsan Dusun Bunut jaya Desa Mekar Baru Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat yang didirikan tahun 2021 M. yang sejak kecil beliau bernama Munawir, dan hidup sebagai anak petani biasa dan kehidupan sehari-harinya beliau selalu membantu orang tuanya bekerja sebagai petani, dan pada tahun 2005 beliau menuntut ilmu Agama di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Malang sampai tahun 2007. Setelah pulang dari Pondok Pesantren beliau Mengajar ngaji pada Anak-anak di sekitar rumah beliau, dan pada tahun 2020 beliau diminta oleh Masyarakat untuk
mendirikan Pondok Pesantren agar Pendidikan agama pada Anak-anak lebih focus lagi, dan pada tahun yang sama berdirilah suatu Lembaga Pondok Pesantren yang beri nama Pondok Pesantren Yayasan Al-Ikhsan Bunut Jaya.
Pesantren Masa Kini
Sejak dahulu pesantren tidak hanya berfungsi dalam proses pendidikan, melainkan juga dakwah dan pemberdayaan masyarakat., di sisi lain pesantren juga sebagai wahana pengembangan ilmu pengetahuan, sains, teknologi, dan nilai-nilai modernitas. Pesantren memiliki nafas keagamaan, kehadiran kiai, eksistensi masjid, referensi keilmuan dengan garis (sanad) yang jelas, dan fasilitas tempat mondok. Semuanya dibingkai dengan cara keikhlasan, kesantunan, dan penciptaan ruang-ruang akhlak yang luar biasa.
Di antara ke khasan pesantren yaitu metode pembelajaran “sorogan” di mana seorang santri face to face belajar secara langsung di hadapan gurunya. Lalu ada juga metode wetonan bandongan (halaqah/kuliah), kemudian bahsul masail yang bentuknya berisi diskusi membahas masalah di masyarakat berdasarkan metodologi dalam kitab kuning.
Ada pula metode yang khas seperti hafalan, demonstrasi, mudzakarah, ijazah (pertukaran ilmu dengan ikrar khusus), dan lain sebagainya.
Keunikan dari Pola Pendidikan Pesantren Ada beragam motif orang tua memilih pesantren sebagai tempat pendidikan anak. Misalnya, ada orang tua yang sengaja memondokkan anaknya ke pesantren yang sederhana tanpa memikirkan kualitas gedung dan fasilitasnya, melainkan ingin menitipkan anaknya kepada kiai dengan kekuatan sanad keilmuan yang kuat dan mendalam. Kadang-kadang sebagian orang tua memondokkan anaknya agar belajar hidup sederhana, memahami arti kehidupan, rela berbagi dan bekerjasama dengan orang lain.
Hal yang paling inti dari pesantren adalah guru atau kiai. Makanya, sebelum memondokkan anak, orang tua harus mengetahui dan menelusuri jejak sanad keilmuan pimpinan pesantren tersebut. Apalagi saat ini muncul fenomena orang yang mengaku sebagai kiai sehingga dengan mudah mendirikan pesantren.
Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Sehingga kalau berbicara soal mendidik anak itu memang benar-benar harus diperhatikan lembaganya. Maka, pesantren adalah tempat ideal yang paling aman dan nyaman. Alasan utama adalah orang tua mendapatkan jaminan lebih baik dari segi pemahaman agama yang didukung dengan bekal ilmu pengetahuan, sains dan teknologi yang kini sudah diajarkan di berbagai pesantren.
Riwayat Pendidikan Pendiri/Pimpinan Pesantren
Visi dan Misi Pesantren
Visi
Mencetak insan religius yang cerdas, bermoral, mandiri dan kompetitif
Misi
Kurikulum Pesantren
Kurikulum yang dipergunakan adalah Kurikulum Mandiri yang dibuat oleh Pondok Pesantren
Takhasus dan Keunggulan Pesantren
Pondok Pesantren Yayasan Al-Ikhsan Bunut jaya adalah salah satu Pondok Pesantren yang konsen
Riwayat Prestasi Pesantren
Banyak yang Prestasi sudah diraih oleh Pondok Pesantren dari Daerah sampai ke Tingkat Nasional
Tahun 2022.
-. Juara 2 Pembacaan Kitab Fathul Qorib Tingkat Provinsi Tahun 2022
-. Juara 2 Pembacaan Kitab Sulam Taufiq Tingkat Provinsi Tahun 2022
-. Juara 2 Silat Putra Kela D Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022
-. Juara 3 Putra Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022
-. Juara 1 Da`i/yah Tingkat Provinsi Tahun 2022
-. Juara Harapan 2 Lomba Hadrah Putri Tingkat Nasional POSPENAS di Surakarta Tahun 2022